Home

Online Cs

  Faza

RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

Isi PertanyaanIsi Pertanyaan:

NISA     23 April 2011 10:47 | semarang
Nama saya Nisa, sdh beberapa bulan terakhir saya sering mengalami agak kaku, pegal,nyeri pada seluruh tubuh(berganti-ganti), dada kiri seperti ada yg menekan hingga kadang agak sesak juga. apakah itu gejala rematik atau semacamnya? Setelah saya melakukan pemeriksaan darah, saya mendapat hasil dr lab. seperti dibawah ini, untuk itu saya mohon sarannya:
Hemoglobin 12.3
Hematokrit 39
Lekosit 11100
Trombosit 284000
MCV 87
MCH 27
MCHC 31
Hitungan jenis:
- Bas 0
- Eos 1
- Netro 73
- Lympo 20
- Mono 7
- LED 2 jam, 24
SGOT 49
SGPT 21
Cholesterol 136
Glukosa sewaktu 94
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Saudari Nisa, berdasarkan pemeriksaan Laboratorium yang Anda lakukan, cukup baik hasilnya. Hanay saja, bila keluhan pegal-pegal berlangsung lama bisa dikontrolkan untuk pemeriksaan paru-paru atau radang otot. Nyeri pada dada kiri, bisa juga disebabkan karena gangguan jantung.
dr. Hj Nur Anna, CS Sp.PD
Dokter Spesialis Dalam RSI SA.

susilo     21 April 2011 14:16 | perum Arum kuncoro-Demak
Assalammualaikum. saya punya dua prodak jaminan kesehatan, jamsostek dan dari perusahaan Aneka Ilmu. Bisakah bila persalinan anak keduaku minta di kelas satu. tentunya bila ada selisih pembayaran saya mau membayar. soalnya pada waktu anak pertamaku hanya diperbolehkan di kelas 2. sebelunya terimakasih.
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Untuk Asuransi ganda, pasien dianjurkan memilih salah satu asuransi yang dimiliki. Sedangkan untuk asuransi lainnya bisa dengan cara Reimbursment ( dibayar terlebih dahulu lantas klaim sendiri).
Untuk persalinan atau Rawat Inap Biasa, baik jamsostek dan PT Aneka Ilmu dujamin di kelas III.
APabila pasien naik kelas, bukan hansa selisih biaya kamar, tetapi biaya dokter dan tindakan menjadi kewajiban pasien untuk diselesaikan di Rumah Sakit pada saat diizinkan pulang (dibayar di tempat).
Bapak Susilo, untuk jamsostek, bila melahirkan normal, maka reimbursment. Sedangkan biaya persalinan dengan menggunakan bantuan seperti vacum, sectio caesaria bisa langsung ditanggungkan ke Jamsostek.
Wassalamu'alaikum Wr Wb

teguh     20 April 2011 15:35 | Jl. MT Haryono No.50 Bojonegoro
Assalamualaikum Dok.....
Saya Teguh usia 26 tahun dan istri saya 28 tahun. Kami sudah menikah kurang lebih 1,5 tahun dan belum dikaruniai anak. saya sudah cek kandungan istri saya ke dokter spesialist kandungan dan setelah di USG ternya terdapat kista di ovarium yang cukup besar 11X8 cm. Yang ingin saya tanyakan :
1. Berapa biaya operasi pengambilan kista?
2. Apakah ada resiko setelah operasi (susah/bahkan tidak bisa hamil)?
3. Apakah setelah dioperasi/diangkat,kista bisa tumbuh lagi?
4. Bolehkah berhubungan suami istri bagi penderita kista?

Terimakasih dan mohon petunjuk
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Saudara Teguh, terimakasih atas pertanyaan yang telah Anda sampaikan kepada kami. Insya Allah akan kami coba menjawab beberapa pertanyaan yang Anda ajukan.
Pertama, biaya operasi kista di RSI SA berkisar antara Rp 5.500,000,00 untuk kelas III Umum.
Apabila kista dengan ukuran 11 x 8 cm, maka memang harus dilakukan operasi. Biasanya akan dilakukan dengan operasi dengan pemeriksaan frozen section. Apabila kista itu ganas, maka kedua ovarium / indung telur harus diangkat jadi (Anda) tidak akan punya anak. Dokter akan menggunakan kriteria apakah akan diangkat indung telur yang lain atau tidak. Bila jinak, maka indung telur satunya dibiarkan, jadi masih bisa punya anak.
Kista bisa tumbuh lagi apabila sudah diangkat. Tergantung type operasi dan jenis kistanya (tergantung dari hasil patologi anatomi). Kalau diambil seluruh ovarium / indung telurnya biasanya tidak kambuh.
Pertanyaan Anda yang ketiga, boleh tapi harus hati-hati terutama untuk kista yang sangat besar. Yang ditakutkan terpelintir kistanya. Tapi untuk ukuran 8 x 11 cm, tidak ada masalah.
Dr.Inu Mulyantoro, Sp.OG
Wassalamu'alaikum Wr Wb

Bagio     19 April 2011 11:52 | Jl. Metro no. 60 B RT2/RW1 Debong Lor Tegal
dr Harka Yth, Istri sy kena pendarahan retina mata kirinya (pernah konsul ke RSI SA Smg dg panjenengan), shg penglihatannya kabur. Menderita hipertensi & diabetus Militus. Pengobatan dg laser apa harus mondok? Biayanya nyampe berapa?
Makasih ya dok.
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Yang terhormat Bapak Bagio di Tegal. Pengobatan dengan Laser untuk mengobati kelainan pada retina tidak perlu Rawat Inap (mondok). Cukup dengan menggunakan anestesi lokal dan setelah tindakan, penderita dapat melakukan aktifitas seperti biasa. Untuk biaya, sekitar Rp 750.000,00.
Terimakasih
Dr H Harka Prasetya Sp.M
Wassalamu'alaikum Wr Wb

kurniawan N     13 April 2011 20:20 |
Ass wr wb,
Mohon informasinya untuk biaya operasi katarak.
Dibagian mana dalam web ini saya bisa melihat biaya2 tersebut.
Atas informasinya diucapkan banyak terima kasih
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Untuk operasi biaya katarak satu mata dan pemasangan lensa IOL kurang lebih Rp 6.000.000,00. Sebelum melakukan operasi, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter spesialis mata di SEC Semarang untuk menentukan tindakan sselanjutnya.
Wassalamu'alaikum Wr Wb


1233
Pertanyaan dalam Konsultasi
« StartPrev161162163164165166167168169170NextEnd »