Home

Online Cs

  Faza

RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

Isi PertanyaanIsi Pertanyaan:

nida     17 February 2011 13:29 | Genuk
Saya sudah 22 bulan menikah tetapi masih belum di karuniai keturunan usia saya 25 tahun dan suami 29 tahun. Apabila saya ingin konsultasi dengan dokter siapa? Dan berapakah biaya untuk konsultasi tersebut. Terima kasih.
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Terimakasih atas kepercayaan saudari Nida dalam pelayanan kesehatan di RSI SA. Mengenai keluhan anda, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokterandrolog RSI SA, DR dr H taufiq R Nasikhun , M.Kes , Sp.And pada hari Selasa , Kamis pada pukul 13.00 - 15.00 WIB atau pada hari Sabtu pukul 08.00 - 11.00 WIB.
Demikian jawaban dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Wassalamu'alaikum Wr Wb

gea d n     16 February 2011 21:33 | rembang
assalamualaikum,, saya mau tanya, ayah saya beliau menderita minus 16, berkacamata sejak kelas 3 sd, akhir2 ini penglihatan beliau semakin down, bisa membaca buku jika terang, tapi kalo malam hari sudah susah sekali, nah dl pernah periksa d eyes center sultan agung, tp dokter jujur saja angkat tangan untuk kasus tersebut dan hanya memberikan obat dan tetes mata,, kalopun ganti kacamata harus impor dr singapore, (saya juga kurang tau pasti krn saya tdk ikut mengantar periksa waktu itu).. kemarin saya ngobrol dg kakaknya teman saya yg seorang dokter(tp bkn sp mata), kata dy ada kemungkinan bahwa bintik d retinanya itu ada yg mengelupas(mengingat dl mata ayah saya pernah terlempar bola),, bagaimana menanggapi hal tersebut,, apakah ada kemungkinan d sembuhkan(mengingat perkembangan teknologi yg semakin maju)..terimakasih
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Saudari Gea, pada mata dengan minus 16 kemungkinan memang sudah terjadi kelainan pada syaraf penglihatan/retina, sehingga penglihatan tidak bisa optimal walaupun sudah dibantu dengan kacamata. Kalaupun itu terjadi robek pada retina, maka harus diperiksa terlebih dahulu sejauh mana atau seberapa besar robekan tersebut. Karena hal ini akan berpengaruh pada hasil operasi.
Saran saya sebelum terjadi penurunan penglihatan yang makin parah, silakan mmeriksa kan diri ke RS yang memiliki fasilitas pemeriksaan mata yang lebih lengkap sehingga bisa dilakukan tindakan seoptimal mungkin.
Terimakasih atas perhatiannya,
Dr Hj Christina Indrajati Sp.M
Wassalamu'alaikum Wr Wb

Setiawan*chmad     11 February 2011 11:00 | jl cancer 25 turangga bandung
Saya mau menanyakan perihal mengenai gigi anak saya,usia anak saya 1.5 thn laki laki,akhir2 ini anak saya sering melihat menggigit gigit sesuatu d mulutnya,bunyinya kaya kretak krutuk begitu, setelah saya lihat gigi anak saya, ternyata 2 gigi pemotong bag atas kaya rapuh gitu dok,yg satu tulang giginya tinggal separo lagi,jd keliatan sekali daleman giginya, nah yg ke 2 baru sedikit rapuhnya. Apa yg harus saya lakukan selanjutnya,trimakasih sebelumnya
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Yang terhormat, Bapak Setiawan Achmad, saya asumsikan bahwa putra Bapak berumur 1.5 tahun. Pada usia tersebut, geligi yang ada adalah geligi sulung. Geligi sulung memang masih bisa berganti menjadi geligi permanen pada usia tujuh tahun. Selama rentang waktu tersebut, alangkah baiknya apabila geligi sulung yang ada dirawat sehingga lepas pada waktunya nanti tanpa ada keluhan.
Geligi sulung yang patah tersebut lambat laun akan menimbulkan keluhan pada si anak apabila dibiarkan. Ada semacam bahan pelapis pada geligi sulung yang bisa menhentikan proses terjadinya kerusakan pada gigi (tetap pola makan dan minum si anak harus terjaga). Dan pemberian lapisan itu dapat dilakukan oleh dokter gigi.
Jadi alangkah baiknya apabila anak Bapak sesegera mungkin dibawa ke dokter gigi terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sebelum ada keluhan pada si anak.
Dan, untuk kebiasaan anak agar tidak terjadi kerusakan yang melanjut untuk dialihkan pada pola permainan yang lain agar si anak dapat dialihkan perhatiannya untuk tidak menggigit sesuatu dimulutnya.
Demikian, semoga bermanfaat dan dapat menjawab pertanyaan Bapak.
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Drg Pipt Puspitasari

Tina Martini     09 February 2011 14:07 | Jl.P. Antasari No.38, Jakarta Selatan
Siang dok, keponakan saya umur 3 bulan terkena pembengkakan jantung itu kenapa ya dan penyebabnya apa? terima kasih
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Ibu Tina di Jakarta yang memiliki keponakan masih bayi kecil (usia 3 bulan) tetapi dinyatakan jantungnya bengkak. Saya ikut prihatin dengan kondisi tersebut, apabila dokter menyatakan jantungnya bengkak, itu bisa berarti jantung bayi mengalami pembesaran dibanding ukuran normal.
Ukuran jantung yang membesar pada bayi kecil dapat disebabkan oleh Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada bayi atau adanya timbunan cairan dalam selaput rongga pembungkus jantung. Apabila penyebabnya PJB, maka ada riwayat keluhan gagal jantung seperti napasnya cepat (napas sesak), nadi cepat (denyut jantung bayi cepat), bayi ada kesulitan menetek (sering berhenti saat menetek/ mirip kelelahan saat menetek), saat menetek / menyusu mudah
tersedak/ batuk-batuk, berkeringat di dahinya meskipun kegiatan menetek/ mengedotnya baru sebentar saja. Apabila kelainan PJB jenis yang berat, maka dapat timbul sesak napas berat atau kebiruan sehingga membuat panik ibu.
Ibu juga sering mengeluhkan bayinya tidak kuat nyusu dibanding saudaranya yang lain (lebih kuat netek), berat badannya tidak naik-naik, bayi lebih kurus dari usia sebaya, bayi sering batuk-batuk atau infeksi pernapasan berulang sebentar sembuh sakit lagi, atau sesak napas dan dikatakan mengalami pnemonia (radang paru) berulang menyebabkan anak
sering mondok di RS dan keluhan lainnya tergantung tipe kelainan anatomi jantungnya. PJB ada tipe sianotik, tandanya anak dengan riwayat kebiruan pada bibirnya, bagian tubuh lain (ujung-ujung jari) sejak awal lahir sampai sekarang, napasnya juga cepat dan nadinya cepat sejak kecil.
Untuk melihat adanya pembesaran ukuran jantung dapat dilihat dari hasil foto rontgen dada, tetapi hasil foto rontgen juga harus memenuhi syarat yang benar. Melihat X foto rontgen dada saja belum cukup untuk menyatakan bahwa seseorang menderita PJB, maka harus dilengkapi dengan pemeriksaan penunjang lainnya.
Saudari Tina, saya tidak tahu apakah pembmengkakan jantungnya di lihat berdasarkan keluhan-keluhan yang ada pada keponakan anda sebagaimana mirip paparan saya diatas atau hanya berdasarkan X foto rontgen dada atau dari keduanya. Silahkan tanyakan ke dokter tersebut saya yakin akan mendapatkan penjelasan yang rinci.
Penyebab lain dari pembesaran jantung bisa karena penimbunan cairan dalam selaput pembungkus jantung (perikarditis efusi) akibat peradangan selaput jantung karena infeksi atau penyebab lain. Demikian saudari Tina, semoga penjelasan singkat saya dapat memuaskan anda. Untuk iformasi lebih lanjut, sebaiknya dapat segera dikonsultasikan dengan dokter anak terdekat.
Terimakasih.
Wassalamualaikum Wr Wb
Dr Sri Priyantini Sp.M

yitno     08 February 2011 17:49 | jl. mayjend sutoyo 57 purworejo
berapa biaya lasik per mata dan perawatannya saat ini ?
Jawaban: Jawaban :
Assalamu'alaikum Wr Wb
Saudara Yitno, untuk biaya LASIK dua mata sebesar Rp 13.500.000,00. Sedangkan untuk satu mata sebesar Rp 7.000.000,00. Biaya tersebut belum termasuk biaya pemeriksaan awal. Untuk jelasnya, anda bisa datang langsung ke SEC Semarang.
Demikian, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum Wr Wb


1179
Pertanyaan dalam Konsultasi
« StartPrev161162163164165166167168169170NextEnd »